Budaya

Budaya selalu melekat pada kehidupan kita sehari-hari. Peran budaya membuat komunikasi semakin dinamis, semakin lestari, dan membuat masyarakat tidak lupa akan tradisi asalnya. Kabupaten Situbondo memiliki beberapa budaya yang masih dilestarikan yuk, simak di bawah ini ; 

 

OBYEK PEMAJUAN

JUMLAH

RINCIAN

TRADISI LISAN

12

  1. Legenda Pangeran Situbondo.
  2. Asal Mula Desa Landangan
  3. Kisah Petilasan Syaikh Maulana Ishak
  4. Paparegan
  5. Jhung-kejhung
  6. Tembhang
  7. Syiir di langgar/mushala
  8. Siaran Parlo
  9. Burdah
  10. Legenda Buju' (Ju'Kaji, Ju' Teni, Ju' Wirakrama,dsb)
  11. Legenda Asta Jhuko' Landangan
  12. Legenda Se Korse

 

Manuskrip

4

  1. Quran Sejimat - Desa Landangan
  2. Babad Besuki
  3. Kitab Mamaca - Pelaku Mamaca : Kelompok Trisno Pandowo dan Suka Rahayu
  4. Syiir Aqoid 50 - Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo

 

Adat Istiadat

3

  1. Upacara Pertunangan sampai kematian
  2. Kemetan (sumbangan untuk selamatan desa)
  3. Ajeruk Agung

 

Ritus

12

  1. Petik Laut
  2. Ancak Agung
  3. Upacara Seni Pojhian Hodo, Dukuh Pariopo, Desa bantal, kecamatan Asembagus merupakan ritual kesuburan yang diyakini masyarakat dapat menurunkan hujan.
  4. Pojhian Sekar Pahong (Desa Tambak Ukir)
  5. Pojhian Esmo Kerem
  6. Pojhian Bato Petter
  7. Ju' Parancak - Agel Asembagus
  8. Gung Nema
  9. Karang Kene'
  10. Phojian Tunggul Angin
  11. Asaka' Kerbuy di Desa Landangan
  12. Kerapan cellot (kerapan sapi disawah) di desa Talempong

 

Pengetahuan Tradisional

15

  1. Alat tangkap ikan tradisional: bubu, anggas (rumah ikan), kerambah (ternak ikan), jala, jaring, dan sebagainya.
  2. Kemampuan mengenali jenis ikan dalam bahasa lokal.
  3. Kemampuan membaca musim ikan, cuaca, dan navigasi.
  4. Alat tradisional yang digunakan di sawah: nanggala (alat bajak), jenis sade’ (jenis sabit), cangkul, alat pengusir burung atau hama yang lain, dan sebagainya.
  5. Kemampuan mengenali jenis tanaman, hama, dan penyakit tanaman.
  6. Kemampuan membaca musim, cuaca, irigasi, dan jenis tanaman yang cocok untuk ditanam di lahannya.
  7. Konsep kekerabatan tanean lanjang.
  8. Ragam kuliner khas (tajin palappa, tajin sora, tajin sappar, jamu, kotel, bugghul, nase’ sodu, rap-orap, kaldu, nase’ karak, apen, pokak, nang ginang).
  9. Komantan tebbu
  10. Adhusok
  11. Arisan tahlil/yasinan
  12. Arisan juko’ (arisan daging sapi dan lauk-pauk saat menjelang lebaran)
  13. Arisan parlo (arisan pernikahan untuk membantu mencukupi modal saat akan melaksanakan pernikahan)
  14. Malo’ (nderes) aren di Bungatan menggunakan alat pamalo’.
  15. Lettre’, media pengasihan.

 

Teknologi Tradisional

15

  1. Rumah tabing tongkok/Pacenan
  2. Perahu khas pantai utara Situbondo
  3. Ukir kayu
  4. Nangghala dan salage
  5. Pandhian (untuk membuat peralatan rumah tangga, peralatan kerja, dan senjata)
  6. Gerabah (untuk peralatan rumah tangga, ritual, dan souvenir)
  7. Batik khas motif (biota laut) Situbondo
  8. Sabangan, Lajangan, Kope’an (layang-layangan)
  9. Ketapel dan Pekat untuk menangkap burung
  10. Ter Keteran, baling baling yang digunakan untuk melihat arah angin dan alat pengusir busur
  11. Ghilisen.
  12. Sorkot dan Cakar kajhu, alat pertanian berjenis bijibijian.
  13. Ronjengan, alat tumbuk panjang  berbahan kayu untuk menghalusan padi.
  14. Lessung , alat tumbuk berbahan batu untuk rempah, dan jamu
  15. Lessung , alat tumbuk berbahan batu untuk rempah, dan jamu

 

Seni

47

Seni pertunjukan 

  1. Tabbhuwan:                         
    1. Tabbhuwan Lodrok: salah satunya ialah Lodrok Gangsingan dengan tokohnya Misjo dan Trisnawati. Dari sini melahirkan Tari Remo Trisnawati yang terkenal dan dijadikan materi kuliah dibeberapa perguruan  tinggi seni di Jawa Timur.                  
    2. Tabbhuwan Kerte: Wayang Topeng ikonik khas Situbondo 
    3. Tabbhuwan layang ( Ketoprak): Seni pertunjukan tradisional yang populer di Situbondo, yang menceritakan tentang babad,legenda,cerita rakyat dalam suasana keraton menggunkan bahasa madura. Nama kelompok yang terkenal, yaitu Karya Famili(Gumuk), Rukun Sejati ( Trebungan), Sinar Famili ( Jangkar), Putra Famili ( Besuki).
  2. Orkes Strekan
  3. Orkes Tetet ( Saronen)
  4. Orkes Tong-tong ( Patrol)
  5. Orkes Trolingkung Asembagus
  6. Samroh dan Gambus
  7. Can-Macanan Situbondoan
  8. Drama Al- Badar
  9. Seni Lawak
  10. Musik Hadrah dan Syi'ir Madura
  11. Tari Remo Trisnawati
  12. Jheren Kenca’
  13. Ngesep/ Ru'dat,tarian mengiringi musik hadrah
  14. Janger
  15. Keroncong
  16. Tandha' dan Tayub
  17. Musik Klenengan dan Ghalundangan yang digunakan untuk mengiringi andu'an dara (adu cepat merpati) termasuk juga untuk permainan layangan parabanan atau tompoan kope'an
  18. Pa'beng.
  19. Tari Lajhar Pandhalungan (Landhung)
  20. Tari Lajhar Pandhalungan (Landhung)
  21. Ojhung
  22. Pencak Silat
  23. Keket
  24. Dhangkong
  25. Festival Karang Kene’ (KK 26) Olean
  26. Festival Rampak Tandhang Asembagusan (Ratasan)
  27. Festival Argopuro
  28. Festival Kendit Harmoni
  29. Festival Kampung Langai
  30. Samman
  31. Bhenning
  32. Tabbhuwan Wali Songo
  33. Dangdut Situbondoan
  34. Rangong Dema

Seni Media Rekam

  1. Dangdut madura
  2. Sinetron Madura
  3. Lawak Seni

Seni Rupa

  1. Batik
  2. Kerajinan Kerang
  3. Kriya kayu
  4. Ukir Kayu
  5. Perusahaan Genteng
  6. Gerabah
  7. Lukisan gedebok ( Pelepah pisang)
  8. Kerajinan ban bekas
  9. Seni Kerjinan Topeng
  10. Anyaman bambu

 

Sumber : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo